Posts

Meninggalkan Manchester City, Vincent Kompany Menjadi Pemain Dan Pelati Di Club Belgia

DRAGON303 – Vincent Kompany tidak perlu berpikir lama untuk menentukan masa depannya. Setelah dipastikan lepas dari Manchester City, bek asal Belgia tersebut menambatkan hatinya di klub tempat ia memulai semuanya, yakni Anderlecht.

Manchester City adalah klub ketiga Kompany dalam karirnya sebagai pesepak bola dunia, dan resmi bergabung terhitung sejak tahun 2008 silam. Selama 11 tahun, ia membantu klub berjuluk The Citizens itu meraih 12 trofi dari berbagai ajang.

Kebersamaannya dengan klub asuhan Josep Guardiola tersebut harus terhenti pada penghujung musim 2018/2019 ini. Tepat setelah menjalani laga final FA Cup kontra Watford , ia mengumumkan kepindahannya.

BACA JUGA : Akhirnya Manchester City Juara Piala FA 2018/2019

Kompany tak butuh waktu lama untuk menentukan destinasi berikutnya. 13 musim ia melanglang buana di Jerman serta Inggris, pemain berumur 33 tahun itupun memutuskan untuk kembali ke pelukan kampung halamannya, Anderlecht.

Anderlecht merupakan tempat Kompany memulai karirnya sebagai pemain profesional. Dan di klub tersebut, ia akan memegang peran sebagai pelatih sekaligus pemain.

Kisah Kompany bersama Anderlecht jauh lebih panjang dari apa yang telah ia lalui di Manchester City. Di klub raksasa Belgia itulah, ia belajar soal sepak bola dan menempa keahlian sebagai benteng kokoh di depan gawang.

Kompany memulai sejarahnya di Anderlecht pada tahun 2003, dan langsung bermain reguler pada musim perdananya. Sebelum pergi ke Hamburg di tahun 2006, ia sempat mempersembahkan dua gelar Jupiler Pro League.

Akhirnya Manchester City Juara Piala FA 2018/2019

Akhirnya Manchester City Juara Piala FA 2018/2019

DRAGON303 Raksasa Inggris, Manchester City akhirnya berhasil menjuarai Pial FA 2018/2019 setelah mereka berhasil menang besar dari Watford. Manchester City tampil edan kala berhasil mengatasi perlawanan Watford dengan skor akhir 6-0 utnuk City.

City sangat perkasa saat berhadapan dengan Watford di Stadion Wembley, Sabtu (18/5/2019) malam WIB. The Citizens memaksa lawannya untuk lebih banyak main bertahan.

Setelah terus melancarkan serangan, City akhirnya bisa mencetak gol di menit ke-26 lewat David Silva. Raheem Sterling membawa City unggul 2-0 di babak pertama lewat golnya di menit ke-38.

BACA JUGA : Membutuhkan Penyerang Baru, Barcelona Incar Striker Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang

Di babak kedua, City makin menjadi-jadi. Empat gol digelontorkan lewat Kevin De Bruyne, Gabriel Jesus, dan dua gol tambahan Sterling.

Hasil ini mengantarkan City ke raihan Piala FA untuk keenam kalinya. Sebelumnya, mereka memenanginya pada musim 1903-04, 1933-34, 1955-56, 1968-69, dan 2010-11.

City pun menutup musim dengan treble setelah menjuarai Liga Inggris dan Piala Liga Inggris. Sebelum tiga gelar tersebut, City juga memenangi Community Shield sebelum musim bergulir.

 

Berhasil Atasi Tottenham, Man City Mengaku Gugup

Berhasil Atasi Tottenham, Man City Mengaku Gugup

DRAGON303 Raksasa Inggris, Manchester City kembali harus berhadapan dengan tim yang berhasil menendang mereka di Liga Champions. City bertemu dengan Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Inggris.

Dalam pertandingan yang penu gengsi ini, Manchester City berhasil keluar sebagai pemenang dalam laga kali ini. Manchester City mengalahkan Tottenham Hotspur 1-0 untuk kembali memuncaki klasemen Liga Inggris. Meski City menang, Bernardo Silva mengaku timnya gugup.

Dengan berhasil mengalahkan Tottenham Hotspur, City berhasil meraih poin penuh dan kembali ke puncak klasemen sementara. Pertandingan yang digelar di Etihad Stadium, Sabtu (20/4/2019) malam WIB. Kemenangan ini membawa City ke puncak klasemen dengan 86 poin dari 34 laga, unggul satu angka dari Liverpool.

Meski tampil dominan, City tak mampu menambah keunggulannya. Tuan rumah juga harus berterima kasih kepada Ederson yang menggagalkan peluang Tottenham untuk menyamakan skor lewat Son Heung-min.

Kemenangan atas Tottenham ini didapat City tiga hari setelah menelan pil pahit di Liga Champions. City tersingkir secara dramatis di perempatfinal meski menang atas Tottenham di leg kedua.

BACA JUGA : Berhasil Singkirkan City, Tottenham Melaju Ke Semifinal Liga Champions

Usai patah hati gara-gara Liga Champions, Bernardo mengakui timnya merasakan tekanan untuk memelihara peluang juara saat menghadapi Tottenham di Liga Inggris. Namun dukungan suporter disebut Bernardo sangat membantu City.

“Mungkin (ada) sedikit (rasa gugup). Kami tidak gugup, tapi tentu ada tekanan karena kami sedang berjuang untuk Premier League,” ujar Bernardo seperti dilansir Dragon303.

“Anda selalu punya tekanan dalam laga-laga seperti ini, tapi kami merasakan atmosfernya, kami merasakan dukungan, sekali lagi mereka (suporter) luar biasa hari ini seperti tiga hari lalu dan kami barus berterima kasih kepada mereka.”

“Tanpa mereka, mustahil bertarung untuk gelar juara seperti ini dan memenangi laga-laga seperti ini,” katanya menambahkan.

Berhasil Singkirkan City, Tottenham Melaju Ke Semifinal Liga Champions

Berhasil Singkirkan City, Tottenham Melaju Ke Semifinal Liga Champions

DRAGON303 – Tottenham Hotspur Kembali menunjukkan jika meraka buka hanya tim yang bisa bermain di Liga Inggris, namun meraka juga sangat berbahaya di Liga-liaga lainnya juga.

Terbukti dalam lanjutan Liga Champions malam tadi, berhadapan dengan pemuncak klasemen Liga Inggris, Manchester City, mereka mampu mengatasi perlawanan City.

Pertandingan yang digelar di Etihad Stadium, Manchester, Kamis (18/4/2019) dini hari WIB, lima gol tercipta di babak pertama. City unggul 3-2 atas Tottenham.

BACA JUGA : Peluang Besar Lionel Messi Untuk Memenangi Gelar Top Skor Di Liga Champions

Gol The Citizen dicetak Raheem Sterling di menit ke-4 dan 21, serta Bernardo Silva. Adapun Tottenham mendapat dua gol dari aksi Son Heung-min di menit ke-7 dan 10.

Di babak kedua, kedua tim sama-sama menambah satu gol. Sergio Aguero sempat membawa City unggul 4-2, sebelum Fernando Llorente memperkecil skor menjadi 4-3. Skor bertahan hingga jeda.

Hasil itu sudah cukup mengantarkan Tottenham lolos ke semifinal dengan keunggulan gol tandang dalam agregat 4-4, setelah menang 1-0 di kandang pada leg pertama. Selanjutnya, Tottenham akan menghadapi Ajax Amsterdam di semifinal.

Sarri Mungkin Saja Coreng Nama Kepa Saat Hadapi Tottenham

Sarri Mungkin Saja Coreng Nama Kepa Saat Hadapi Tottenham

DRAGON303 Kepa Arrizabalaga, diduga memicu kontroversi pada saat laga Final Piala Liga Inggris menghadapi Manchester City. Kepa Arrizabalaga menolak keputusan sang pelatih saat akan diganti dalam babak adu penalti. Sarri tak menutup kemungkinan Kepa ditepikan.

Kepa bikin kontroversi saat menolak diganti di pertandingan final Piala Liga Inggris. Dalam laga melawan Manchester City di Stadion Wembley, Minggu (24/2/2019) malam WIB, kiper asal Spanyol itu bersikukuh untuk main meski Sarri sudah menyiapkan Willy Caballero jelang adu penalti.

Sarri ingin menarik keluar Kepa karena sang kiper sudah dua kali mendapatkan perawatan di babak extra time, dikhawatirkan tak dalam kondisi prima untuk adu penalti. Selain itu Caballero punya keuntungan pernah memperkuat City, sehingga tahu karakter eksekutor-eksekutornya.

Penolakan Kepa membuat Sarri marah-marah di tepi lapangan. Tapi selepas laga, keduanya menyebut bahwa insiden itu terjadi karena kesalahpahaman semata. Kepa mengaku cuma pura-pura cedera untuk mengulur waktu.

Chelsea sendiri pada prosesnya tetap menghukum kiper termahal di dunia itu dengan denda 190 ribu pound sterling, atau sekitar Rp 3,4 miliar. Denda itu didonasikan ke Yayasan Chelsea.

BACA JUGA : Lionel Messi : Misi Barcelona Raih Treble Winner Musim ini

Ada kemungkinan Sarri juga akan menjatuhkan hukuman, dengan menepikannya untuk sementara. Tapi Chelsea tengah pekan ini menghadapi lawan yang tak mudah, yakni Tottenham Hotspur di Stamford Bridge, Kamis (28/2/2019) dinihari WIB.

Saya masih belum bisa memastikan dan belum bisa mengambil keputusan. Namun itu sudah akan saya berikan isyarat kepada semua pemain. Saya ingin mengirim pesan untuk tim. Pesannya ya bisa Kepa di dalam lapangan atau Kepa di luar lapangan,” ujar Sarri dikutip ke Dragon303.

“Dia membuat kesalahan besar dan ada sejumlah konsekuensi. Kalau konsekuensinya harus bermain, dia harus siap main. Kalau konsekuensinya adalah bangku cadangan, ya dia harus siap untuk berada di sana.”

“Saya sudah bicara dengannya, lalu kami semua mengobrol. Dia minta maaf ke staf teknik, tapi itu tidak cukup. Kemudian dia meminta maaf ke rekan-rekan setimnya dan klub. Dia membuat kesalahan besar, tapi kami tak mau membunuhnya,” imbuhnya.

messi

Messi Pernah Tolak Tawaran Fantastis Dari Manchester City

DRAGON303 – Bintang Barcelona Lionel Messi ternyata pernah menolak tawaran fantastis untuk bergabung dengan Manchester City. Hal tersebut diungkapkan oleh chairman The Citizens.

Berbicara pada konferensi media di Uni Emirat Arab, Khaldoon Al Mubarak menegaskan bahwa City membuat langkah serius untuk merekrut pemain Argentina itu sebelum meneken perpanjangan kontrak di Barcelona.

Pep Guardiola ingin bekerja sama kembali dengan Messi setelah datang ke Etihad Stadium. City pun menawari Messi gaji tiga kali lebih besar dari yang dia dapatkan di Camp Nou pada waktu itu.

Akan tetapi, Messi memutuskan untuk menolak tawaran fantastis dari City tersebut dan tetap bertahan di Barcelona. La Pulga kemudian menandatangani kontrak baru yang akan berakhir pada 2021.

BACA JUGA : MU Berikan Tawaran Menggiurkan untuk Lucas Hernandez

Saat ditanya mengenai pemain yang paling diinginkan City, Al Mubarak mengatakan: “Messi.

“Kami meminta Guardiola untuk berbicara dengannya, kami menawarkan tiga kali lipat gaji yang dia dapat di Barcelona, tetapi dia tidak pernah menerimanya,” katanya seperti dilansir Goal Internasional.

Messi sendiri masih menjadi andalan Barcelona dan tampil sangat cemerlang pada musim ini. Pemain berusia 31 tahun itu sudah mengemas 11 gol dan membuat 5 assist dari 11 pertandingan di semua ajang kompetisi sejauh ini.

BACA JUGA :Zidane Mundur dari Real Madrid Karena Bale

Manchester City Mulai Kembali ke Performa Terbaiknya

Manchester City Mulai Kembali ke Performa Terbaiknya

DRAGON303 – Kemenangan telak atas Cardiff City disambut sukacita oleh Pep Guardiola. Manchester City dianggap sudah kembali ke performa hebatnya seperti musim lalu.

City sebenarnya sudah tampil cukup baik selama enam laga Premier League. Mereka belum terkalahkan, meski sekali tertahan imbang kala menghadapi Wolves. Sisanya mereka menang termasuk saat membantai Cardiff 5-0 di kandang lawan, Sabtu (22/6/2018) malam WIB tadi.

Tapi City dianggap Guardiola masih belum tampil konsisten termasuk saat kalah 1-2 dari Lyon di Liga Champions kemarin. Ia pun kembali melihat City yang sangat mendominasi seperti musim lalu.

BACA JUGA : Manchester City Mulai Mencari Pengganti Aguero

“Level permainan kami hari ini adalah seperti musim lalu. Kami sempat tampil di bawah standar pada babak pertama hari rabu lalu. Tapi, kami juga tak lupa lawan kami di Liga Champions juga bagus,” ujar Guardiola pada situs resmi klub.

“Kami tahu ini adalah bagian dari proses. Musim masih panjang dan banyak laga yang masih harus dimainkan. Sehingga sangat penting setelah hasil buruk (kalah 1-2 dari Lyon) kami comeback seperti sediakala,” sambungnya.

“Untuk mencetak gol Anda harus sabar. Kami sangat sabar, tidak kesulitan ketika menghadapi bola panjang dan tendangan bebas lawan. Itu sangat penting.”

BACA JUGA : Pep Guardiola Telah Resmi Perpanjang Kontrak Man City

Pada laga ini Riyad Mahrez disorot karena tampil oke meski hanya bermain 29 menit dengan mencetak dua gol dari lima gol kemenangan timnya.

“Dia bermain bagus. Dia adalah pemain yang akan sangat membantu kami. Dia memiliki talenta spesial dan di depan gawang kualitasnya luar biasa. Kami puas dengan dia, berhasil menang 5-0 di Cardiff, tidak banyak mendapat tekanan, jadi kami sangat-sangat puas,” tutupnya.

aguero

Manchester City Mulai Mencari Pengganti Aguero

Mydragon303.com – Media Inggris, baru baru ini memberitakan jika kini Manchester City telah memulai pencariannya untuk berburu sosok pengganti Sergio Aguero.

Pemain yang berusia 30 tahun itu bergabung dengan City pada 2011 lalu dengan kesepakatan 38 juta Pounds dari Atletico Madrid, dan merupakan pencetak gol terbanyak klub dengan mencatat 204 gol. Namun, pemain berusia 30 tahun itu mengisyaratkan bahwa dirinya enggan memperbarui kontraknya, yang akan berakhir pada tahun 2020 nanti.

Jika kontraknya di Manchester City habis, Aguero sendiri ingin kembali ke Argentina, dan memperkuat klub masa kecilnya, Independiente. “Kontrak saya dengan Manchester City akan berakhir pada 2020, maka saya akan kembali ke rumah saya di Independiente,” kata Aguero.

Dengan demikian, Manchester City masih memiliki waktu sebanyak empat jendela transfer untuk menemukan pemain yang bisa menggantikan Aguero di masa yang akan datang. Dan di bursa transfer musim dingin nanti, Pep Guardiola tentu akan memulai pencariannya.

Lantas, Pep Guardiola berniat untuk mendatangkan seorang striker pada bursa transer musim dingin nanti, dan akan menguntungkan rekrutan baru karena ia memiliki musim yang fantastis dengan belajar dari Aguero, sebelum meninggalkan Etihad Stadium pada 2020 mendatang.

BACA JUGA : Menambah Pemain Pertahanan, Barca Incar Moreno dan Monreal

De Bruyne Di Prediksikan Tak Akan Absen Lama

Mydragon303.com – Perwakilan dari Kevin De Bruyne menegaskan jika Cidera lutut yang di derita ini tak akan membuat absen terlalu lama dari lapangan hijau.

Kabar buruk datang bagi Manchester City pada hari Rabu (15/08) kemarin. Dikarenan De Bruyne dikabarkan mengalami cedera lutut di kaki kanannya.

Cedera itu dialaminya saat menjalani sesi latihan bersama skuat City. Kabarnya ia mengalami cedera di bagian ligamennya.

Akan tetapi untuk saat ini belum diketahui berapa lama De Bruyne bakal absen. Akan tetapi sejumlah media menyebut ia bisa absen selama sekitar dua bulan.

Agen De Bruyne yakni Patrick De Koster kemudian memberikan update terkait cedera kliennya tersebut. Ia mengungkapkan bahwa cedera gelandang serba bisa itu merupakan cedera lama.

Sebelumnya pada tahun 2016 lalu, De Bruyne juga mengalami cedera di bagian kaki yang sama.Namun saat itu cederanya tak parah.

“Saya berbicara dengan Kevin, dan ia menegaskan bahwa ia telah mengalami cedera di lututnya dalam latihan. Ini sama seperti sebelumnya, dan ia merasakan hal yang sama,” bebernya kepada Sportza.

“Pada kesempatan itu tidak ada ligamen yang robek, dan itu adalah hal yang utama. Jika itu terjadi, ia akan absen selama enam sampai sembilan bulan.”

Tingkat keparahan cedera itu masih belum diketahui. Jadi belum bisa diketahui berapa lama ia akan absen. Namun sang agen berharap De Bruyne tak bakal absen lama.

“Tes medis akan memperjelas seberapa serius atau tidak cedera itu. Itu terjadi dalam latihan ketika ia berdiri sendiri – ia tidak terlibat dalam aksi tekel. Itu adalah kecelakaan yang tidak menguntungkan.”

“Ia bilang rasanya sama seperti yang terjadi dua tahun lalu. Situasinya hampir sama. Istrinya hamil saat itu, dan sekarang ia hamil lagi,” ujar De Koster.

“Ini takdir. Ini tidak beruntung bagi Kevin – musim baru saja dimulai dan selalu baik untuk kembali. Tapi selama ligamennya tidak robek kita bisa tetap berharap ia akan pulih dengan cepat,” pungkasnya.

BACA JUGA : Paul Pogba Masih Ingin Gabung Barcelona

pep-guardiola-manchester-city

Guardiola Sumbangkan Sebagian Hartanya untuk Aksi Kemanusiaan

Mydragon303.comJosep Guardiola selaku Pelatih Manchester City,  di kabarkan telah menyumbangkan harta pribadinya untuk amal yang bertujuan untuk aksi kemanusiaan. Dana yang ia sumbangkan sekitar 150 ribu euro bertujuan untuk misi pencarian para pengungsi dari negara-negara konflik.

Dalam beberapa hari belakangan ini, Pep Guardiola memang kerap menuai kritik dari pemainnya di Manchester City, Yaya Toure. Pemain senior di skuat The Citizens itu berkoar kalau Guardiola merupakan tipikal pelatih rasial yang tidak suka terhadap pemain-pemain asal Afrika.

Komentar tersebut juga memicu berbagai pro dan kontra. Guardiola sendiri sudah merespons dan menyatakan bahwa Toure hanya pembual dan hanya ingin mendiskreditkannya saja.

Tudingan Toure memang membuat reputasi Guardiola tercoreng. Akan tetapi di balik tuduhan tersebut, Guardiola sebenarnya dikenal sebagai sosok dermawan. Seperti dilansir dari AS, mantan pelatih Barcelona itu bahkan tidak ragu mengeluarkan uang pribadinya untuk amal.

Belakangan ini pengungsi memang kerap menyerbu Eropa. Mereka terpaksa meninggalkan kampung halamannya untuk menghindari perang dan kerusuhan. Sebagian dari para pengungsi ini memilih menggunakan jalur laut dengan kapal yang terkadang tidak layak.

Tidak jarang yang ditumpangi rusak dan karam. Akibatnya, para penumpangnya terkatung-katung di lautan. Bahkan tidak sedikit yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Open Arms selama ini digunakan untuk membantu para pengungsi menuju Eropa. Itu sebabnya Proactiva Open Arms berusaha menggalang dana agar segera bisa mengoperasikan kembali kapal tersebut. Apalagi saat ini sudah memasuki musim panas, di mana para pengungsi yang bertolak menuju Eropa biasanya bakal meningkat pesat.

“Dukungan juga datang dari atlet-atlet yang berusaha membantu kami membuat kapal tersebut kembali berjalan kembali,” ujar Campos menambahkan.

Guardiola sendiri selama ini telah sukses mengantarkan Manchester City menjadi juara di Premier League musim ini. Di bawah asuhannya, Manchester City memecahkan rekor dengan gol terbanyak dan poin terbanyak dalam satu musim sebagai juara.

BACA JUGA : Barcelona Kini Lirik Salah