Posts

Aubameyang Memang Digadang-gadang Sebagai Titisan Henry

Aubameyang Memang Digadang-gadang Sebagai Titisan Henry

DRAGON303 – Penyerang Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang kembali menunjukkan jika ia memang patut meenjadi ujung tombak The Gunners. Aubameyang mendapatkan pujian tinggi pasca membawa Arsenal memetik kemenangan atas Valencia. Dia disebut paling mirip Thierry Henry.

Dalam pertandingan melawan Valencia pada leg 2 lanjutan Liga Europa pada Jumat (10/5/2019) dinihari WIB di stadion Mestalla, Arsenal sukses meraih kemenagan yang sangat berarti bagi mereka.

Dalam pertandingan itu, Arsenal berhasil mengalahkan Valencia dengan skor yang sangat meyakinkan. Arsenal menyudahi perlawan Valencia dengan skor akhir 4-2 utnuk Arsenal. Berhasil mengalahkan Valencia, Aubameyang menjadi bintang lapangan dengan catatan hat-trick yang dibukukan.

Dengan hasil ini, Arsenal melaju ke final Liga Europa dengan agregrat meyakinkan, 7-3. Mereka akan melawan sesama tim London, Chelsea, dalam final yang akan berlangsung di Olympic Stadium, Baku, pada 29 Mei.

BACA JUGA : Barcelona Meluncurkan Tawaran Perdana Untuk Alexander Lacazette

Pujian untuk Aubameyang terlontar dari mulut eks kapten Arsenal, Martin Keown. Pemain asal Gabon itu disebut menjadi penerus nomor punggung 14 yang paling mirip dengan Henry.

Henry merupakan sosok striker tajam yang pernah dimiliki Arsenal. Pemain Prancis itu membukukan 226 gol untuk Arsenal. Untuk sementara ini, Aubameyang sudah mencetak 39 gol untuk tim Meriam London.

“Saya sudah mengatakan hal itu sebelumnya, tapi dia merupakan yang paling mendekati Thierry Henry dan dia membuktikannya malam ini,” kata Keown di Dragon303.

“Kita beranjak dari tempat duduk setiap dia menguasai bola. Mari beri pujian juga untuk Unai Emery karena memainkan kedua striker itu dan juga Mesut Oezil.

“Bagi saya, dia menjadi pemain top pada malam ini Saya sudah pernah biang bahwa dia yang palning mendekati Henry dan dia menunjukkannya,” dia menambahkan.

Tendang Frankfurt Melalui Drama Adu Penalti, Chelsea ke Final Liga Europa

Tendang Frankfurt Melalui Drama Adu Penalti, Chelsea ke Final Liga Europa

DRAGON303 Raksasa Inggris, Chelsea harus terseok-seok saat berhasil melaju ke final Liga Europa. Melaluidrama adu penalti, Chelsea berhasil mengatasi perlawanan Eintracht Frankfurt melalui babak penalti dengan skor 4-3.

Leg pertama di Jerman berakhir 1-1. Pada leg kedua di Stamford Bridge, London, Jumat (10/5/2019) dini hari WIB. Chelsea memimpin lebih dulu di babak pertama. Gol Ruben Loftus-Cheek di menit ke-28 membawa tuan rumah memimpin 1-0 hingga jeda.

Di babak kedua, Frankfurt membalas lewat gol Luka Jovic di menit ke-49. Hingga waktu normal habis, skor 1-1 bertahan sehingga dilanjutkan ke babak extra time. Setelah masih tanpa gol, laga berakhir lewat babak adu penalti.

BACA JUGA : Sang Kaptep Liverpool Jordan Henderson, Main Melawan Barcelona Dengan Lutut Cidera

Di babak tos-tosan, Chelsea menang setelah dua penendang Frankfurt yakni Martin Hinteregger dan Goncalo Paciencia gagal memasukkan bola. Chelsea lolos ke final Liga Europa dan akan menghadapi Arsenal, yang sebelumnya mengandaskan Valencia dengan agregat 7-3.

Hasil ini membuat Final Liga Europa pun akan mempertemukan sesama wakil Inggris antara Arsenal vs Chelsea di Olympic Stadium, Baku, Azerbaijan, pada 29 Mei 2019.

Bungkam Napoli, Arsenal Melangkah ke Semifinal Liga Europa

Bungkam Napoli, Arsenal Melangkah ke Semifinal Liga Europa

DRAGON303 Dalam lanjutan Liga Europa, Arsenal bertemu dengan tim kuat asal Liga Italia, Napoli. Berhasil meraih kemenangan tipis, Arsenal melaju ke semifinal Liga Europa 2018/2019. The Gunners menaklukkan Napoli 1-0, hingga melaju dengan agregrat meyakinkan 3-0.

Pertandingan yang di gelar di San Paolo, Jumat (19/4/2019) dinihari WIB, Arsenal berhasil mebawa pualng kemenangan dengan gol tunggal yang di lesahkan oleh Alexandre Lacazette.

Dengan memanfaatkan tendangan bebas, Alexandre Lacazette berhasil melepas tendangan tepat akurat dan berhasil merobek jala gawang Alex Meret, pada menit ke-36.

BACA JUGA : Arsenal Lebih Mengutamakan Finis Empat Besar Liga Inggris Dari Pada Liga Europa

Partenopei lebih menguasai jalannya pertandingan dalam laga melawan The Gunners. Situs resmi Liga Europa mencatat mereka melepaskan 19 percobaan, 12 melenceng, 4 diblok, dan 3 mencapai sasaran.

Sementara itu, Arsenal cuma tujuh kali melepaskan tembakan, 4 mencapai bidang, 1 melenceng, dan satu diblok.

Dengan kemenangan ini, Arsenal akan menghadapi Vale ncia di babak semifinal Liga Europa.

Arsenal Lebih Mengutamakan Finis Empat Besar Liga Inggris Dari Pada Liga Europa

DRAGON303 – Granit Xhaka lebih mementingkan Arsenal bisa finis di empat besar Liga Inggris untuk dapat tiket Liga Champions. Juara Liga Europa dianggapnya opsi kedua.

Arsenal sudah dua musim gagal ke Liga Champions setelah finis di luar empat besar Liga Inggris. Meriam London sangat ingin kembali ke Liga Champions.

Jalur yang dipilih pun bukan mengejar juara Liga Europa, yang nantinya dapat tiket ke Liga Champions. Xhaka mengungkapkan bahwa dirinya lebih prioritas finis di empat besar Liga Inggris.

BACA JUGA : Berhasil Singkirkan City, Tottenham Melaju Ke Semifinal Liga Champions

“Saya pikir kami ingin tetap berada di empat besar – kami ingin kembali ke Liga Champions,” kata Xhaka

“Saya pikir, bagi saya, Liga Inggris adalah yang pertama dan jika berhasil ke final dan mengambil Liga Europa, tentu saja itu bagus juga tetapi bagi kami Liga Inggris yang utama,” sambungnya.

Arsenal baru kembali masuk ke posisi empat setelah mengalahkan Watford. The Gunners punya 66 poin dari 33 laga, poin yang sama seperti Chelsea di posisi kelima dengan 34 laga.

Arsenal masih punya kans untuk naik ke posisi tiga. Saat ini tim besutan Unai Emery cuma kalah satu angka dari Tottenham Hotspur.

Arsenal Harus Tetap Tenang Dan Tentunya Juga Fokus

Arsenal Harus Tetap Tenang Dan Tentunya Juga Fokus

DRAGON303 Raksasa Inggris, Arsenal sukses tampil menawan saat melawan Napoli dan berhasil membawa pulang poin penuh di kandang Napoli. Namun Arsenal tidak boleh berpuas diri sampai disinim, karena bagaimanapun situasi masih bisa berubah pada 90 menit leg kedua nanti.

Arsenal berhasil mengalahkan Napoli dengan skor akhir 2-0 di depan pendukungnya sendiri. Pertandingan yang di gelar pada Jumat (12/4/2019) di Emirates Stadium dalam lanjutan Liga Europa. Dengan hasil ini, diharapkan bisa menjadi acuan penih bagi semua pemain untuk bisa lebih jauh lagi.

Berkat gol dari Aaron Ramsey pada menit ke-14 dan gol bunuh diri Kalidou Koulibaly di menit ke-25, membuat Arsenal bisa sedikit diatas angin untuk saat ini.

Tuan rumah menciptakan banyak ancaman untuk Napoli sepanjang 90 menit. UEFA mencatat tim besutan Unai Emery melepaskan 17 percobaan dengan tujuh di antaranya on target.

BACA JUGA : Permainan Fantastis Scott Mc Tominay Saat Pertandingan Manchester Unite VS Barcelona

Sementara Napoli yang dominan dalam penguasaan bola, dengan persentase 58%, hanya mencatatkan delapan tembakan dengan dua yang mengarah ke gawang.

Bekal bagus sudah didapatkan, kini Arsenal perlu menuntaskan pekerjaan pada leg kedua di San Paolo, Jumat (19/4) pekan depan. Emery mengingat timnya untuk tak besar kepala dulu karena Napoli sangat mampu membalikkan keadaan di markasnya.

“90 menit pertama di sini, kami bisa menerapkan sebuah rencana besar. Mereka bisa mengontrol bola dengan penguasaan,” ungkapnya.

“Mereka punya satu peluang di babak pertama lalu dua peluang di babak kedua. Kami juga layak mendapatkan gol ketiga.”

“Bertandang ke sana, laga akan berbeda. Kami perlu fokus dan melihat dengan jernih. Tidak perlu ada kepercayaan diri lebih besar dari yang kami butuhkan,” imbuh pria Spanyol ini kepada Dragon303.

John Terry

John Terry Resmi Gantung Sepatu

DRAGON303John Terry Mantan kapten Chelsea dan tim nasional Inggris, akhirnya mengumumkan jika ia resmi gantung sepatu atau pensiun dari lapangan hijau.

Setelah akhir musim lalu meninggalkan Aston Villa, Terry tak mendapat klub anyar pada jendela transfer musim panas kemarin. Ia pun kemudian menganggur.

Terry diyakini akan meneruskan kariernya di dunia kepelatihan. Kabarnya pria 37 tahun itu akan masuk jajaran staf Thierry Henry yang diklaim segera diangkat menjadi manajer anyar Aston Villa.

BACA JUGA : Dikabarkan Akan Dipecat, Julen Lopetegui Tetap Santai

“Setelah 23 tahun yang luar biasa sebagai pesepakbola, saya memutuskan bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk pensiun dari bermain,” ujar Terry di akun Instagram pribadinya.

“Sebagai bocah 14 tahun, saya membuat keputusan terbaik dan terbesar: bergabung di Chelsea FC. Kata-kata tak akan cukup untuk menunjukkan betapa berartinya semua orang di sana bagi saya, khususnya fans. Mereka memberi dukungan total bagi saya baik di dalam maupun di luar lapangan, dan saya memiliki ikatan sangat kuat dengan mereka,” lanjut Terry.

“Kami bersama-sama meraih banyak prestasi hebat dan saya tak akan bisa sukses tanpa kalian. Bagi saya, kalian adalah fans terbaik di dunia. Saya harap saya membuat kalian bangga dengan mengenakan kostum dan ban kapten,” tukasnya.

BACA JUGA : Unai Emery Kewalahan Dengan Jadwal Padat Arsenal

Bersama Chelsea, Terry sudah mempersembahkan berbagai gelar, mulai dari lima trofi Premier League dan Piala FA, tiga Piala Liga, hingga masing-masing satu trofi Liga Champions dan Liga Europa.

unai emery

Unai Emery Kewalahan Dengan Jadwal Padat Arsenal

DRAGON303 – Sebuah pengakuan ungkapkan oleh Unai Emery. Pelatih Arsenal tersebut mengakui cukup keteteran dengan jadwal padat yang harus dihadapi timnya.

Finish di peringkat 6 klasemen akhir EPL pada musim lalu, Arsenal berhak bermain di Liga Europa. Itu berarti musim ini mereka harus bermain di empat kompetisi, yaitu Liga Inggris, Liga Europa, Piala Liga dan FA Cup.

Pada bulan Oktober ini Arsenal mulai merasakan jadwal yang padat. Mereka harus bermain setiap tiga hari sekali sehingga tidak ada waktu istirahat yang cukup bagi timnya.

Emery sendiri mengaku cukup kewalahan menghadapi jadwal padat ini. “Ya, jadwal ini cukup membuat saya kesulitan,” ujar Emery seperti yang dikutip Sportsmole.

BACA JUGA :  Juventus Dukung Ronaldo Atas Tuduhan Kasus Pemerkosaan

Meskipun menjalani jadwal yang cukup padat, Emery mengakui bahwa dirinya tetap menjadikan Liga Inggris sebagai prioritas utama mereka.

Premier League adalah kompetisi yang sangat sulit. Ini adalah liga tersulit di dunia untuk saat ini.”Enam tim teratas setiap musimnya harus memainkan banyak pertandingan di Premier League, Piala domestik dan juga di Eropa.”

“Saya rasa semua tim ingin bermain dengan baik di Premier League, karena kompetisi ini adalah prioritas utama bagi kami tanpa mengesampingkan piala domestik dan Liga Europa.”

Dengan cukup kesulitan, akan tetapi Emery optimis mampu membawa Arsenal keluar dari situasi ini karena ia punya pengalaman yang kaya dalam sitausi seperti ini.

“Saya punya pengalaman untuk mengatasi situasi ini karena saya sudah 12 musim beruntun bermain di Eropa. Enam musim bermain di Liga Champion dan enam musim di Liga Europa, sehingga saya sudah punya kebiasaan untuk ini.”

BACA JUGA : Griezmann Cetak Gol ke-8000 Liga Champions

“Kami akan menyeimbangkan setiap pertandingan yang ada dengan seluruh pemain kami, karena para pemain kami sudah kami siapkan untuk bermain di setiap pekan. Saya normalnya akan melakukan rotasi, namun ketika saya memutuskan seorang pemain bermain tiga kali dalam satu minggu, maka mereka sudah siap.” tandasnya.

Arsenal sendiri akan melakoni laga cukup berat di akhir pekan ini di mana mereka akan bertandang ke markas tim promosi, Fulham di pertandingan pekan ke 8 EPL musim ini.